Gresik, ipnusantaramedia.com
Di tengah kehidupan masyarakat Desa Bulangkulon, berdiri sebuah masjid yang menjadi pusat ibadah sekaligus kegiatan sosial keagamaan, yaitu Masjid Nurul Ibaad. Masjid ini mulai berdiri sejak tahun 1982 dan sejak saat itu menjadi saksi perjalanan spiritual warga sekitar.
Selain menjadi tempat pelaksanaan shalat lima waktu, Masjid Nurul Ibaad juga aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan yang memperkuat ukhuwah Islamiyah, di antaranya:
– TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an) sebagai wadah anak-anak untuk belajar membaca, menulis, dan memahami Al-Qur’an.
– Pengajian Kitab yang rutin diikuti jamaah untuk memperdalam ilmu agama.
Masjid ini bukan hanya berfungsi sebagai rumah ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan silaturahmi warga. Dengan suasana yang teduh dan penuh kekeluargaan, keberadaannya benar-benar menjadi penopang kehidupan beragama di Desa Bulangkulon.
Yang perlu dikembangkan sebagai bagian peran penting dalam menghidupkan kegiatan masjid ini adalah Pengurus ta’mir Masjid yang kompak dengan dukungan jamaah yang selalu mewarnai setiap program.
Nur Qomari, selaku sekertaris ta’mir Masjid Nurul Ibaad menjelaskan bahwa Pengurus ta’mir Masjid dibawah kepemimpinan H. Moh. Su’ud, bersama sama pengurus lainya aktif mengoordinasikan berbagai aktivitas, mulai dari pengajian hingga pendidikan Al-Qur’an, serta menjaga agar masjid tetap menjadi pusat pembinaan spiritual dan sosial bagi masyarakat.
Dengan dukungan jamaah dan kepemimpinan takmir, Masjid Nurul Ibaad terus berupaya menghadirkan kegiatan yang bermanfaat, sehingga tetap relevan dan berdaya guna bagi generasi sekarang maupun mendatang.



