Distribusi Zakat Maal Kopsyah MUI Capai Rp834 Juta, 16 Persen Dialokasikan untuk Zakat Produktif

 

 

MUI GRESIK – IPnusantaramedia.com.

Sebagai bentuk komitmen kesesuaian syariah dalam pengelolaannya, Kopsyah (Koperasi Syariah) MUI mendistribusikan zakat maal sebesar Rp834.316.000, dan disalurkan kepada 4.090 mustahiq dengan sebagian dana, yakni sekitar 16 persen, dialokasikan untuk program zakat produktif guna mendorong kemandirian ekonomi penerima manfaat. Penyaluran tersebut dilaksanakan dalam kegiatan di Graha Kopsyah MUI, Ngawen, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Kamis (12/3/2026).

 

Direktur Utama Kopsyah MUI, Drs. Ec. H. Abdul Muhith menjelaskan, bahwa penyaluran zakat tersebut dilakukan melalui 17 kantor cabang yang tersebar di wilayah Gresik, Lamongan, dan Surabaya, dan menyampaikan rasa syukur karena program penyaluran zakat maal dapat kembali terlaksana dan menjangkau ribuan mustahiq.

 

“Alhamdulillah hari ini kita bisa menyalurkan zakat maal sebesar Rp834.316.000 kepada 4.090 mustahiq di 17 kantor cabang yang tersebar di Gresik, Lamongan, dan Surabaya,” ujarnya.

 

H. Muchit juga menambahkan, bahwa tidak seluruh zakat yang disalurkan bersifat konsumtif. Sebagian dana diarahkan untuk program produktif yang diharapkan mampu meningkatkan taraf ekonomi mustahiq.

 

“Tidak semuanya bersifat zakat konsumtif. Ada sekitar 16 persen yang kita alokasikan untuk zakat produktif. Harapannya, jika hari ini mereka masih menjadi mustahiq, ke depan mereka bisa menjadi muzakki,” jelasnya.

 

Selain penyaluran zakat maal, H Muhith juga menyampaikan bahwa sepanjang tahun ini Kopsyah MUI telah menyalurkan dana sosial dengan total lebih dari Rp7 miliar. Ia juga mengungkapkan bahwa kinerja lembaga terus menunjukkan perkembangan positif.

 

“Alhamdulillah SHU (sisa bagi hasil) kita juga mengalami peningkatan. Tahun ini bisa mencapai lebih dari Rp4 miliar,” tambahnya.

 

Ke depan, Kopsyah MUI juga berencana mengembangkan kelembagaan dengan membentuk holding koperasi. Langkah awal yang akan dilakukan adalah mendirikan koperasi jasa atau konstruksi sebagai unit usaha baru.

 

“Saat ini kita sudah memiliki dua unit usaha yaitu KSPPS dan Ideal Mart. Insyaallah tahun ini kita akan memulai pembentukan holding koperasi dengan mengawali koperasi jasa atau konstruksi,” katanya.

 

H. Muchit berharap, Kopsyah MUI dapat terus berkembang, karena selain memberikan manfaat bagi para anggota, juga semakin luas memberikan dampak kemaslahatan bagi umat melalui berbagai program sosial yang dijalankan.

 

“Semoga Kopsyah MUI bisa terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar, tidak hanya bagi anggota tetapi juga bagi masyarakat melalui dana sosial yang terus kita salurkan,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Sidayu Achmad Su’udin mengapresiasi perkembangan Kopsyah MUI yang dinilai semakin maju dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

 

Ia menyebut bahwa perkembangan koperasi tersebut, sejalan dengan upaya penguatan ekonomi kerakyatan yang saat ini juga menjadi perhatian pemerintah melalui Nawacita Presiden Prabowo.

 

“Kita patut bersyukur karena Kopsyah MUI semakin berkembang. Ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menguatkan koperasi sebagai milik anggota, sehingga ketika keuntungan semakin besar maka anggota juga semakin sejahtera,” ujarnya.

 

Ia juga berharap para kepala desa yang turut diundang dalam kegiatan tersebut dapat mengambil pelajaran dari pengelolaan Kopsyah MUI, terutama dalam hal manajemen koperasi.

 

“Para kepala desa bisa belajar dari manajemen Kopsyah MUI, agar Koperasi Merah Putih di desa juga bisa berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

 

Apresiasi juga disampaikan perwakilan Baznas Kabupaten Gresik, Ahmad Muhtadin. yang menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Kopsyah MUI yang menitipkan penyaluran dana zakat melalui Baznas.

 

“Baznas Gresik menyampaikan terima kasih atas kesediaan Kopsyah MUI menitipkan dana zakatnya melalui Baznas. Semoga Kopsyah MUI terus berkembang dan para muzakki juga semakin bertambah hartanya serta penuh keberkahan,” ujarnya.

 

Kegiatan penyaluran zakat maal tersebut kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Chusnan Ali.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top