Gresik, ipnusantaramedia.com
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Benjeng menggelar rapat penting bertajuk Pembahasan Persiapan Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) pada Rabu malam, 19 November 2025, bertempat di Kantor MWCNU Benjeng, Jl. Raya Benjeng No. 414, Gresik.
Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB (ba’da Isya’) ini dihadiri jajaran pengurus MWCNU Benjeng, pengurus lembaga di bawah MWCNU, PAC Muslimat NU, PAC Fatayat NU, serta pengurus MWC LP Ma’arif NU Benjeng. Kehadiran lintas lembaga ini menegaskan semangat kebersamaan dan konsolidasi organisasi di tingkat kecamatan.
Tujuan Kegiatan
Rapat persiapan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus konsolidasi antar-pengurus NU.
Agenda utama adalah membahas langkah-langkah strategis dalam mempersiapkan program PD-PKPNU, sebuah kaderisasi resmi NU yang diharapkan mampu memperkuat peran organisasi dalam membangun masyarakat religius, berdaya, dan berperadaban.
Pesan Pengurus
Dalam undangan resmi yang ditandatangani oleh Rais MWCNU Benjeng KH. Misbahuddin, Katib Fatihul Ihsan, Ketua Tanfidiyah Ali Maqsudi, Sekretaris Suprianto, ditegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen NU untuk terus “Merawat Jagad dan Membangun Peradaban.”
Semangat Kebersamaan
MWCNU Benjeng berharap seluruh pengurus dan kader dapat hadir serta berpartisipasi aktif dalam pembahasan. Kehadiran para pengurus diharapkan memperkuat sinergi organisasi dalam menghadapi tantangan zaman sekaligus memperkokoh peran NU di tengah masyarakat.
Mengenal PD-PKPNU
Sebagai program kaderisasi resmi NU, PD-PKPNU memiliki visi besar: “Mencetak Kader Ideologis, Militan, dan Berkhidmat untuk Umat.”
Latar Belakang:
– NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia.
– Tantangan zaman: modernisasi, digitalisasi, dan perubahan sosial.
– Perlunya kader penggerak yang ideologis, sistematis, dan berkomitmen.
Tujuan:
– Membentuk kader penggerak NU yang memahami ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah.
– Menumbuhkan militansi dan kesadaran berjamaah.
– Membekali peserta dengan pengetahuan sejarah, organisasi, dan strategi dakwah NU.
– Menyiapkan kader untuk berkhidmat di masyarakat.
Materi Utama:
1. Sejarah NU dan tokoh pendiri.
2. Ideologi Aswaja sebagai dasar gerakan.
3. Organisasi NU: struktur, peran, dan fungsi.
4. Strategi dakwah dan sosial.
5. Kepemimpinan dan penggerakan masyarakat.
Metode Pelaksanaan:
– Ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi penggerakan masyarakat, refleksi, serta pencatatan kader melalui aplikasi SISKADER NU.
Dampak yang Diharapkan:
– Kader lebih paham ideologi NU.
– Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan NU.
– Terbentuknya barisan kader militan yang siap berkhidmat.
– NU semakin relevan dalam menjawab tantangan zaman.
Dengan rapat persiapan ini, MWCNU Benjeng menegaskan komitmennya untuk melahirkan kader-kader NU yang ideologis, militan, dan siap berkhidmat. PD-PKPNU bukan sekadar pelatihan, tetapi gerakan kaderisasi untuk masa depan NU dan bangsa.



